Yuk, Mengenal Perbedaan Rendang Pesisir dan Rendang Darek!

  • 2 menit waktu baca
  • Saturday, 28 March 2020

Sahabat pecinta masakan Padang? Pasti sudah tidak asing dengan salah satu lauk paling enaknya, rendang.

Yap, masakan khas Minangkabau ini memadukan daging sapi atau ayam dengan bumbu rempah yang pedas. Nikmat disajikan dengan nasi panas dan sayur nangka atau daun singkong, rendang siap bikin lidah sahabat bergoyang.

Selain tersaji sebagai lauk nasi kapau atau nasi padang, rendang juga kerap jadi pelengkap bagi opor ayam lantaran kuah rempahnya yang pedas menciptakan sensasi tersendiri. Pokoknya, rendang cocok dinikmati dengan masakan lain.

Tapi, sahabat tahu tidak sih kalau kawasan Minangkabau memiliki dua versi rendang yang beredar di pasaran, rendang pesisir dan rendang Darek. Wah, kira-kira bedanya apa ya?

Well, rendang Padang yang biasa kita konsumsi merupakan tipe rendang pesisir. Wilayah Sumatera Barat yang berada di pesisir laut seperti Kota Pariaman, Kabupaten Padangpariaman, Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan, Pasaman, dan Pasaman Barat menjadi asal dari rendang pesisir yang kita kenal.

Rendang pesisir biasanya memiliki bumbu yang punya warna agak kuning kemerahan. Rasanya rempahnya pun sangat dominan karena masih menggunakan cabai merah dan rawit jadi rasanya sudah pasti pedas.

Berbeda dengan rendang pesisir, rendang Darek dibalut dengan bumbu rendang yang hitam pekat. Karena menggunakan dominasi cabai, jinten hitam dan merica, rendang Darek punya rasa yang jauh lebih ringan ketimbang rendang pesisir. Nah, yang jadi ciri khas dari rendang Darek adalah hadirnya baby potato atau kentang mini yang dimasak jadi satu dengan bumbu rendang.

Darek sendiri meliputi daerah-daerah asal Kerajaan Minangkabau, seperti Kabupaten Tanahdatar, Kabupaten Agam, Limapuluh Kota, Payakumbuh, Padangpanjang, dan Bukittinggi. Sehingga, lidah masyarakat Darek cukup berbeda dengan masyarakat pesisir.

Ilham Afandi, salah satu pengamat masakan khas Padang mengakui, baik redang pesisir maupun darek punya bumbu khas yang tidak bakal hilang diingatan. “Semua bumbu rendang yang asli sudah pasti medok. Buat orang Padang sendiri, kedua jenis rendang sama-sama enak, kok” ucapnya.

Meski ada perbedaan, rendang khas Padang sendiri diakui dunia sebagai salah satu makanan terenak, lho. Bahkan, beberapa kali rendang meraih predikat terbaik yang digelar oleh media-media dari Amerika Serikat, seperti Majalah Time.

Sudah rindu mau jalan-jalan ke Padang? Di rumah dulu aja, yuk!