Seberapa Aman Menginap di Hotel saat New Normal?
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Bagi kita yang sudah kangen banget traveling, pasti ingin mencoba kembali pengalaman menginap di hotel atau staycation yang sudah lama tidak kita rasakan. Apalagi dengan adanya pelonggaran karantina atau yang biasa kita sebut masa new normal.

Apakah menginap di hotel aman? Apa saja risikonya?

Seperti yang kita tahu, sebagian besar hotel saat ini sudah mulai menerapkan protokol kesehatan. Di temanpetualang.com sendiri, sahabat bisa menyaring hotel-hotel yang telah menerapkan protokol kesehatan tersebut dengan filter “Clean and Safe Stay”

Lalu, bagaimana memastikan kebersihan dan keamanannya? Nah, ketika sahabat menginap di hotel, sahabat bisa mengetahui apakah hotel tersebut telah dibersihkan dan diberikan disinfektan secara benar yaitu dengan memeriksa kamar mandi dan melihat apakah kamarnya bebas debu. Itu merupakan area utama untuk diperiksa terlebih dahulu, yang juga akan menjadi indikator utama apakah hotel ini bersih dan aman.

sahabat juga bisa mengecek apakah hotel telah menempatkan hand sanitizer di tempat-tempat umum. Biasanya, area yang “wajib” ada hand sanitizer adalah di area masuk dan di area lift, serta area umum lainnya. 

Selama menginap di hotel, sahabat harus sadar benar bahwa di sana tentu akan bersinggungan  dengan orang yang tidak sahabat kenal. sahabat sendiri juga perlu menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker setiap saat di area umum hotel, serta menjaga jarak 1-2 meter. 

Jika sahabat ke area kolam renang, hal yang patut diperhatikan bukan pada aktivitas berenangnya, melainkan pada banyaknya orang yang ada di area tersebut. Tetap menjaga jarak adalah yang terbaik. Risiko tertular virus di kolam atau taman air sebenarnya lebih besar berasal dari orang-orang yang ada di sana. Para ahli sepakat bahwa klorin dan bromin yang ada di kolam air dapat membunuh virus.  

Selanjutnya saat makan di area hotel, hal terbaik yang bisa sahabat pilih saat ini adalah layanan kamar. Jika makan di area restoran, pastikan bahwa hotel telah menerapkan kebersihan tinggi untuk peralatan makan dan staf yang bertugas dengan sigap membantu mengambil makanan untuk menurunkan risiko interaksi di area tersebut. 

Bagaimana cara hotel mengurangi risiko?

Hotel yang telah menerapkan protokol kesehatan berfokus pada empat hal utama, yakni:

  1. Memastikan lingkungan higienis
  • Hotel akan melakukan pemeriksaan suhu tubuh dilakukan di seluruh titik masuk area hotel. Tamu dengan suhu tubuh di atas 37.3 derajat Celsius disarankan untuk segera mencari perawatan medis dan mendapatkan izin medis sebelum diizinkan masuk ke hotel.
  • Tersedia hand sanitizer untuk tamu tersedia di area umum hotel (misalnya di setiap pintu masuk, lift, area resepsionis, dan restoran).
  • Disinfektan di area umum dilakukan secara rutin.
  • Pembersihan dan disinfeksi permukaan yang sering disentuh, seperti sakelar lampu, tombol lift, gagang pintu, kunci kamar, dan lainnya dilakukan secara berkala.
  • Menyediakan masker untuk setiap tamu yang datang.
  1. Memastikan kebersihan kamar maksimal
  • Hotel mengganti handuk, sprei, dan bathrobes untuk setiap tamu dan menyediakan ganti apabila diperlukan.
  • Perlengkapan mandi baru disediakan untuk setiap tamu.
  • Hand sanitizer disediakan di setiap kamar untuk hotel dengan kamar mandi terpisah.
  • Pembersihan harian dan disinfeksi rutin dilakukan untuk setiap kamar, khususnya pada permukaan yang sering disentuh, seperti sakelar lampu, gagang pintu, kunci kamar, dan permukaan lainnya yang ada di kamar mandi.
  • Pembersihan dan disinfeksi pada tirai, karpet, sofa, dan benda lainnya dilakukan secara berkala.
  1. Staf hotel telah terlatih untuk menerapkan protokol kesehatan
  • Seluruh staf menjaga kebersihan tangan secara teratur dan mempraktikkan etika batuk dan bersin dengan benar.
  • Seluruh staf, khususnya yang secara langsung berhubungan dengan tamu menggunakan masker dan sarung tangan setiap saat.
  • Seluruh staf menerapkan disiplin menjaga jarak setiap saat.
  • Pemeriksaan suhu tubuh dilakukan secara rutin oleh seluruh staf. Jika ada staf yang memiliki suhu tubuh di atas 37.3 derajat Celcius, maka staf wajib untuk segera mencari perawatan medis dan mendapatkan izin medis sebelum diizinkan kembali bekerja.
  1. Penerapan restoran dan laundry yang bersih
  • Seluruh staf dapur dan staf kebersihan menjaga kebersihan tangan, memakai masker dan sarung tangan setiap saat.
  • Semua peralatan dapur dibersihkan dan ditangani dengan hati-hati. Hal ini juga berlaku untuk peralatan yang belum pernah digunakan, untuk mencegah kontaminasi dari staf atau tamu.
  • Semua cucian dicuci dan ditangani dengan hati-hati, baik sebelum atau setelah dipindahkan ke tempat penyimpanan. Jika memungkinkan, untuk pakaian dengan bahan tertentu dapat menggunakan pengaturan panas yang paling tinggi.

Apa yang harus saya tanya kepada petugas hotel tentang histori kebersihan kamar?

Ketika berada di hotel, sahabat bisa bertanya tentang seberapa sering kamar hotel dibersihkan. Dengan menanyakan hal ini saat check-in, sahabat jadi tahu seberapa aman sahabat menginap di hotel. 

Pertanyaan lain yang bisa sahabat tanyakan adalah produk kebersihan apa yang digunakan oleh hotel. Sebelum menanyakan ini, sahabat perlu paham bahwa produk yang digunakan harus memenuhi standar kesehatan dan keselamatan yang tinggi.

Nah, itu dia berbagai informasi yang SobiPegi butuhkan untuk memastikan agar selalu aman selama staycation di era new normal. Jadi, tetap waspada dengan menjaga kebersihan dan menjaga jarak aman sosial, ya

Baca Juga :