5 Mie Kocok Paling Enak yang Ada di Bandung

  • 3 menit waktu baca
  • Friday, 14 August 2020
mie kocok

5 Mie Kocok Paling Enak yang Ada di Bandung – Sebagai kota asalnya, sahabat pasti akan kebingungan mencari penjual mi kocok yang paling enak. Soalnya mi kocok ini kalau pembuatnya beda maka kenikmatannya juga akan berbeda. Tapi tenang, berikut ini 5 rekomendasi tempat makan mi kocok dari Sahabat biar sahabat tidak kebingungan lagi.

1. Mi Kocok Persib

Terkenal dengan tim sepak bola kebanggaannya, Mi Kocok yang satu ini diberi nama Mi Kocok Persib. Gimana tidak identik dengan sepak bola, lokasinya ada di area parkir Stadion Persib di jalan Ahmad Yani. sahabat bisa menemukannya tepat di depan pintu gerbang masuk stadion. 

Sumber gambar: https://www.instagram.com/bocahdoyanjajan/

Mi Kocok Persib ini terkenal dengan sajian kuahnya yang khas karena sangat gurih dan beraroma. Mendengar permintaan banyak pelanggan, Mi kocok yang satu ini menggunakan tulang iga sapi yang berisi sum-sum dan direbus selama lebih dari 6 jam sehingga rasa kuahnya begitu nikmat.

2. Mi Kocok SKM

Sumber gambar: https://www.instagram.com/kangbratakusumah/

Kalau mi kocok yang lain memiliki kuah tak berwarna alias bening, Mi Kocok SKM justru punya ciri khas yang berbeda. Mi kocok ini disajikan dengan kuah yang warnanya agak kuning. Warna kuning ini berasal dari rempah yang disajikan. Rasa dari mi kocok ini begitu nikmat soalnya dari teknik memasaknya pun berbeda dari yang lain. Tulang dan tapal kaki sapi yang akan dimasak sebelumnya dibelah terlebih dulu sehingga rasa kaldunya begitu terasa.

Kalau sahabat penasaran mau coba Mi Kocok SKM ini, sahabat bisa menuju ke jalan Sunda No.38, Kebon Pisang, Sumur Bandung. Tempat ini buka mulai pukul 11.000 hingga pukul 20.00. Untuk harganya sendiri, sahabat bisa menikmati semangkuk mi kocok dengan harga Rp25.000 untuk Mi Kocok SKM biasa.

3. Mi Kocok Mang Dadeng

Sumber gambar: https://www.instagram.com/serbabandung/

Percaya atau tidak, dalam seporsi mi kocok yang satu ini sahabat akan merasakan 27 macam bumbu rempah di dalamnya. Mi kocok yang sudah berdiri sejak 1970-an ini memang sangat legendaris. Mulai dari rempah dan cara penyajiannya punya ciri khas yang unik. Demi menjaga kehangatan dan kualitas kuah yang tetap nikmat, kuah mi kocok ini selalu dipanaskan menggunakan bara arang. Untuk tulangnya sendiri, sahabat tidak akan merasakan bau anyir dari tulang rebusan, karena setelah 4 jam perebusan, kuah tersebut akan ditambahkan rempah lain seperti daun salam, sereh, dan jahe.

Sumber gambar: https://www.instagram.com/andrewkosasih/

Mi Kocok Dadeng yang legendaris ini bisa sahabat cicipi di jalan banteng No.67. Dengan harga Rp23.000 per porsi, sahabat bisa menikmati gurihnya mi kocok dengan resep dan bumbu spesial yang sudah diwariskan keluarga. Kalau sahabat ingin coba, jangan datang sore-sore ya, soalnya mi kocok ini cepat sekali habis.

4. Mi Kocok Mang Nanang

Sumber gambar: https://www.instagram.com/deengsanyoto/

Berbeda dengan mi kocok lainnya, Mi Kocok Mang Nanang ini disajikan dengan kuah yang sedikit kental yang sangat beraroma rempah-rempah. Setiap harinya Mi Kocok Mang Nanang ini bisa menghabiskan sebanyak 40 kaki sapi. Jadi sahabat tidak perlu meragukan soal rasa yang ada dalam semangkuk mi kocok itu.

Berdiri sejak 1990-an, sahabat bisa menemukan mi kocok ini di jalan Ternate No.2 Citarum, Bandung Wetan. Tempat ini buka mulai pukul 09.00 hingga 20.00 WIB. Harga semangkuk mi kocok ini jauh lebih murah dibanding yang lain, hanya Rp20.000 per porsinya.

5. Mi Kocok Cepay

Sumber gambar: https://www.instagram.com/miecepay/

Mi kocok milik Haji Mamat Rohman ini juga jadi salah satu yang paling legendaris. Berjualan sejak 1976 tentu sudah tak perlu diragukan lagi soal rasanya. Sama seperti Mi Kocok Mang Dadeng, Mi Kocok Cepay juga selalu dihangatkan menggunakan bara api. Sehingga kaldunya akan lebih terasa nikmat dan sedikit kental.

Untuk mencoba semangkuk Mi Kocok Cepay, sahabat hanya cukup merogoh kocek Rp20.000 per porsi. sahabat bisa menemukan mi kocok ini di kawasan GOR Pajajaran mulai pukul 06.00 kemudian berpindah ke jalan Samiaji dari jam 10.00 sampai 16.00 WIB