Penting Ini Cara Tak Tertular Penyakit Pas Liburan
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Bagi sebagian orang, traveling itu tidak perlu rame-rame, kok! Cukup solo traveling saja, sahabat sudah bisa melepas penat dan menikmati indahnya hidup.

Mulai dari menetapkan jadwal perjalanan dan menentukan tujuan liburan, bisa sahabat atur sendiri. Jadi, sahabat tidak perlu ribet tunggu-tungguan dengan orang lain yang kadang bikin kesal sendiri.

Nah, seiring berjalannya waktu, solo traveling tidak cuma digunakan sebagai alat untuk melepas stres. Banyak dari traveler justru menggunakan traveling sebagai cara mereka menambah wawasan bahkan pertemanan.

Persepsi solo traveling hanya untuk orang bermasalah pun mulai dikikis, lho. Pasalnya, banyak orang yang sudah bahagia, memutuskan untuk solo traveling demi mencari kebahagiaan yang lebih.

Femonena solo traveling tersebut ternyata didukung oleh hasil penelitian menarik oleh seorang profesor dari QUT Business School, Professor Costanza Bianchi. Melalui studi yang diriis oleh International Journal of Tourism Research, Bianchi menemukan fakta bahwa kepuasaan pribadi adalah hal yang dicari dari solo traveling.

“Yang dicari oleh para solo traveler adalah kebebasan dan keleluasaan menikmati hidup sambil bertemu dengan banyak orang baru ketimbang harus berbagi pengalaman liburan mereka dengan orang terdekatnya” ucap Bianchi yang dilansir oleh Science Daily.

“Mereka memilih untuk liburan sendiri bukan karena mereka tidak butuh keluarga atau teman, tetapi mereka justru menikmati kesendirian tersebut,” tambahnya.

Dari studi yang ia lakukan, Bianchi juga mampu menyimpulkan bahwa solo traveling membantu sahabat untuk menemukan kedamaian dalam diri. Ketika sahabat dapat berdamai dengan diri, maka menemukan kebahagiaan hanya tinggal menunggu waktu.

“Ketika solo traveling, sahabat bakal menggali lebih dalam diri sahabat dan belajar untuk berdamai dengan diri sendiri. Sahabat bakal sadar kalau semua masalah, pada akhirnya, harus sahabat hadapi sendiri. Ini yang sahabat bakal sadari saat melakukan solo traveling” jelas Bianchi.

Nah, keterlibatan media sosial seperti Facebook dan Instagram juga mendorong orang untuk berlama-lama solo traveling. Apalagi, preferensi foto menarik masa kini yang ada terpikirkan para traveler adalah selfie yang bisa sahabat lakukan sendiri.

Selain bikin bahagia, solo traveling juga punya banyak sekali manfaat yang mungkin tidak sahabat belum tahu. Antara lain:

Dapat Koneksi Baru

Ini dia keuntungan yang pasti bakal sahabat dapetin dengan solo traveling, dapat teman baru. Kenapa? Karena kalau sahabat punya teman seperjalanan, sahabat hampir pasti akan fokus dengan si teman itu. Nyasar di tempat baru atau mau mencari alamat yang sahabat tuju? Sahabat bisa bertanya kepada sesama traveler atau orang lokal. Dalam situasi ini, sahabat akan dituntut lebih banyak berinteraksi dengan orang-orang baru dan siapa tahu pertemanan sahabat akan terus berlanjut sampai setelah traveling kan? Solo traveling juga memungkinkan sahabat untuk lebih mengenal budaya baru saat traveling.

Pasti Lebih Hemat

Mau hemat waktu traveling? Meski bepergian dengan orang lain diyakini membantu sahabat berhemat karena bisa share cost dengan teman seperjalanan, banyak juga yang meyakini solo traveling membantu menjaga isi dompet sahabat. Salah satu cara berhemat saat solo traveling adalah dengan couchsurfing atau tinggal di hostel sederhana dengan harga murah meriah.

Fleksibel

Jika bepergian dengan orang lain sahabat harus berbagi waktu, berbagi kepentingan dan lainnya, dengan solo traveling sahabat justru bakal lebih bebas, lebih fleksibel karena bepergian sendiri ya berarti sahabat sendiri kaptennya. Sahabat bisa menyusul itinerary perjalanan sendiri, ke tempat yang sahabat suka tanpa harus repot memikirkan yang lain. Dan lebih enaknya lagi, sahabat gak perlu khawatir jika tiba-tiba harus membelot dari jadwal yang telah ditetapkan di awal perjalanan. Semua keputusan ada di tangan sahabat!

Bebas Berekspresi

Hal yang paling penting dari solo traveling adalah kebebasan sahabat berekspresi. Jika biasanya terkesan malu-malu kalau mau foto, solo traveling bikin sahabat bebas selfie ria di tempat yang diinginkan. Jelas, solo traveling bakal bantuk sahabat melepas emosi dan perasaan sahabat selama liburan. Jadi pas pulang, tidak ada lagi beban dalam pikiran.

Mengasah Kepercayaan Diri

Saat bepergian dengan sahabat, sahabat pasti akan mengandalkan dia jika mendapat suatu kesulitan di tengah perjalanan. Lebih tenang memang, karena jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, sahabat tinggal minta tolong kepada sahabat. Tapi, kebiasaan ini justru bisa membuat sahabat gak mandiri loh. Dengan solo traveling, sahabat bisa mengukur sampai di mana kemampuan sahabat menghadapi kesulitan. Sahabat juga bisa lebih mengembangkan keberanian dan kepercayaan diri saat pergi ke tempat baru.

Baca Juga :