Ini Dia Cara Membedakan Flu Biasa dengan COVID-19
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Infeksi virus Corona yang mewabah belakangan ini memang bikin semua orang khawatir. Gejala yang menyerupai influenza biasa membuat COVID-19 yang sulit dideteksi.

Akibatnya, banyak orang yang tidak menyadari kalau dirinya telah terpapar oleh virus yang pertama kali merebat di Wuhan, China ini. Sehingga, penyebarannya pun sulit dihentikan karena virus ini bekerja seperti “di bawah selimut”

Memang, untuk memastikan seseorang telah terjangkit virus Corona harus melalui pengecekan mendalam, seperti test Swab. Namun, sebelum mengarah ke sana, sahabat diwajibkan mengetahui perbedaan gejala antara flu biasa dengan COVID-19.

Seperti apa? Yuk, simak di bawah ini penjelasannya yang dirangkum dari berbagai sumber.

Influenza

Yang pertama sahabat harus ketahui adalah gejala flu biasa. Prosesnya diawali ketika rhinovirus menyerang saluran pernapasan. Umumnya, keluhan yang muncul datang dari hidung dan tenggorokan.

Setelah itu, gejala lainnya baru akan bermunculan seperti bersin-bersin, hidung tersumbat dan berair, sakit tenggorokan, sakit kepala ringan, batuk, demam.

Gejala-gejala tersebut biasanya muncul 1–3 hari setelah terpapar virus dari orang lain yang sedang sakit. Proses penyembuhannya pun memakan waktu hingga tujuh hari.

COVID-19

COVID-19 memiliki cara infeksi yang sedikit mirip, yaitu menginfeksi saluran pernafasan. Oleh karena itu, orang yang menderita COVID-19 bisa mengalami gejala yang mirip dengan flu. Nah, yang membedakan adalah COVID-19 menyerang saluran pernafasan bawah. Sedangkan flu biasanya menyerang saluran bagian atas.

Gejala utama yang pasti timbul akibat infeksi ini adalah demam tinggi, batuk, sesak nafas hingga demam. Terkadang, COVID-19 juga menimbulkan nyeri otot, sakit kepala, sakit tenggorokan, pilek, diare, mual, dan muntah,

Jika terlambat untuk ditangani, virus ini bisa menyebabkan komplikasi yang serius, seperti sindrom gangguan pernapasan akut, pneumonia (infeksi paru) yang berat, edema paru, dan kegagalan fungsi organ-organ tubuh, misalnya ginjal. Gejala infeksi virus Corona yang berat ini lebih sering terjadi pada lansia dan orang yang memiliki kondisi medis tertentu.

Sudah rindu liburan? Sabar ya. Di rumah aja dulu karena nanti kita bisa temanpetualang.com lagi, kok. ^_^, semoga bermanfaat, terima kasih sudah berkunjung ke blog temanpetualang.com

Baca Juga :