Cegah Corona Pakai Hand Sanitizer atau Disinfektan? Cek Dulu Perbedaannya!
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Pandemi virus Corona yang belakangan terjadi sangat meresahkan warga dunia. Berbagai hal untuk mencegah terjadinya penularan pun dilakukan, salah satunya dengan menjaga kebersihan dengan cairan hand sanitizer dan disinfektan. Banyak orang berbondong-bondong memborong kedua cairan tersebut demi terhindari dari COVID-19. Sayang, tidak semuanya mengerti cara pemakaian cairan hand sanitizer dan disinfektan.

Karena, baik disinfektan maupun hand sanitizer memiliki fungsi yang berbeda, lho. Sehingga, ketika salah diaplikasikan, manfaatnya tidak bakal terasa.

Nah, kira-kira apa saja sih perbedaan dari cairan hand sanitizer dan cairan disinfektan? temanpetualang.com sudah merangkumnya buat sahabat, nih. Simak, yuk!

Bahan Pembuatan

Perbedaan yang pertama bisa dilihat dari bahan pembuatannya. Jika disinfektan menggunakan bahan kimia seperti senyawa chlorin, hydrogen peroksida, creosote, dan alkohol, maka hand sanitizer memiliki kandungan etanol, gliserol, dan hydrogen peroksida serta beberapa bahan kimia tambahan yang dapat membantu melembabkan kulit.

Fungsi Keduanya

Perbedaan bahan di atas dapat menjelaskan fungsi dari hand sanitizer dan cairan disinfektan. Hand sanitizer adalah cairan pembunuh kuman, bakteri, dan virus yang menempel sementara pada anggota tubuh manusia seperti tangan. Jadi, hand sanitizer hanya dapat digunakan pada manusia untuk sebagai antiseptik pencegah bakteri, kuman, dan virus.

Sedangkan, cairan disinfektan kebalikannya. Cairan ini lebih berfungsi untuk membunuh kuman, bakteri atau virus yang menghinggap di permukaan benda.

Cara Penggunaan

Nah, jika sudah mengerti fungsinya, maka cara penggunaannya pun juga berbeda. Jika sahabat ingin menggunakan hand sanitizer, cukup ambil 2-3 tetes cairan saja pada telapak tangan sahabat. Setelah itu, aplikasikan pada seluruh permukaan tangan yang meliputi telapak tangan, punggung tangan, sela-sela jari, serta punggung jari secara merata.

Sedangkan, cairan disinfektan dapat diaplikaskan dengan cara penyemprotan kepada benda-benda di sekitar. Semprotkan pada permukaan benda seperti gagang pintu, toilet, saklar lampu, meja, kursi, dan lain sebagainya.

Jadi, jangan sekali-kali menyemprotkan cairan disinfektan ke tubuh sahabat ya. Sudah rindu liburan? Sabar ya. Di rumah aja dulu karena nanti kita bisa temanpetualang.com lagi, kok.

Baca Juga :