ATM Beras, Alternatif Warga Vietnam Menghadapi COVID-19

  • 1 menit waktu baca
  • Monday, 20 April 2020
ATM Beras, Alternatif Warga Vietnam Menghadapi COVID-19

ATM beras ini sengaja dibuat oleh para pengusaha dan juga donatur untuk membantu mereka yang kurang mampu untuk beli makan saat pandemi COVID-19 ini. Cara ini dilakukan karena mereka sadar kalau banyak masyarakat yang terkena dampak ekonomi yang signifikan, termasuk toko-toko kecil yang harus tutup serta ribuan orang harus rela kehilangan pekerjaan. 

ATM beras ini sudah ada di beberapa kota di Vietnam, walaupun jumlahnya masih belum banyak tapi sangat membantu dalam hadapi krisis pandemi ini. Di kota Hanoi sendiri ATM Beras ini buka setiap hari dari pukul 8 pagi hingga 5 sore. Sementara di Ho Chi Minh, ATM beras buka 24 jam tiap harinya. 

Menilik ATM Beras Gratis Untuk Warga Miskin di Vietnam. Sangat ...

Sumber: https://www.hipwee.com/feature/atm-beras-di-vietnam/

Sistem kerja dari ATM beras ini sangat sederhana, lho. Kita hanya menekan tombol tanpa memerlukan kartu akses atau pun yang lainnya, maka beras akan keluar dari tank besar melalui pipa. Beras akan keluar sebanyak 1.5 Kg. Cukuo untuk digunakan sehari. Semua orang berhak mengambil, tapi hanya bisa sekali dalam sehari. ATM ini juga dipasang kamera pengawas yang diawasi oleh beberapa orang sehingga kalau ada orang yang ingin mengambil beras lebih dari sekali, mesin akan otomatis berhenti. 

Yayasan Dar El Iman luncurkan ATM beras - ANTARA News

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/1052692/yayasan-dar-el-iman-luncurkan-atm-beras

Bantuan dari pengusaha dan donatur ini patut diapresiasi ya. Dan bukan hal yang tidak mungkin kalau di Indonesia pun bisa menerapkannya untuk membantu mereka yang membutuhkan. Di Indonesia pun bentuk ATM beras sebenarnya sudah ada, namun belum tersebar di berbagai tempat, bahkan secara ukuran cukup kecil seperti bentuk ATM biasa. Semoga ke depannya apa yang dilakukan sama donatur Vietnam ini bisa jadi masukan buat kita dengan buat ukuran ATM besar yang besar, jadi estimasi isi ulangnya bisa lebih lama. Sampai saat ini, Vietnam masih belum mencatatkan 1 kasus kematian akibat COVID-19 ini. Itu artinya kerja sama antar masyarakatnya perlu kita apresiasi dan contoh nih, agar rantai pandemi ini bisa segera terputus.