5 Tips Ampuh Mencegah dan Menghindari Penularan Virus Corona

  • 3 menit waktu baca
  • Tuesday, 24 March 2020

Wabah virus Corona yang melanda dunia belum juga berakhir. Hingga Selasa, (24/3) tercatat ada total 335,957 kasus dengan 14,634 kematian yang tersebar di 175 negara.

Di Indonesia sendiri, total kasusnya sudah mencapai 579 dengan 49 kasus kematian. Angka pasien yang sembuh pun sudah mencapai 30 orang.

Berbagai usaha preventif dilakukan milyaran orang di muka bumi agar terhindari dari serangan COVID-19 ini. Mulai dari yang paling besar, seperti lockdown satu negara atau kota hingga yang paling kecil seperti social atau physical distancing digalakkan. Namun, semua hal tersebut tidak akan berhasil tanpa ada partisipasi nyata dari setiap orang, lho.

Sebenarnya, ada berbagai cara untuk menghindar bahkan mencegah penyebaran virus Corona. Nah, temanpetualang.com pun sempat ngobrol dengan Dr. Vicky Amalia, seorang dokter spesialis okupasi di RSUPN Cipto Mangunkusumo perihal tips pencegahan penularan virus Corona.

Jaga Imunitas

Imunitas yang baik adalah kunci agar kita terhindar dari virus apapun, termasuk COVID-19. “Selama imunitas baik, kita aman. Virus itu bukan Corona kok. Banyak virus dan bakteri lain di Indonesia pun di luar negeri. Tapi, selama imun kita baik, ya kita bakal sehat-sehat saja. Boleh khawatir tapi jangan berlebihan” ungkap Dr Vicky.

Ada banyak cara buat menjaga atau mempertahankan level imunitas kita di atas rata-rata. Salah satunya mengonsumsi vitamin maupun buah dan sayur seperti kunyit, yoghurt, bayam, brokoli, jeruk hingga jahe merah.

Sadar Kondisi Tubuh

Hal yang paling penting lainya adalah kita harus memiliki kesadaran atas kondisi tubuh saat ini. Jika sahabat sedang deman, pilek, flu atau gejala lainnya, itu berarti kondisi imun sahabat sedang menurun.

Jadi, sahabat wajib membatasi aktivitas yang sahabat lakukan secara rutin. “Kadang, kita tidak mau rugi beraktivitas. Nah, dalam kondisi seperti ini, sebaiknya dibatasi dulu. Jika aktivitasnya dari pagi hingga malam, usahakan malam dijadikan buat beristirahat” jelasnya.

“Mau bawa vitamin juga boleh dan diimbangi dengan olahraga. Selain itu, sahabat juga harus menjaga pola makan. Tetap harus ada buah dan sayur. Jadi, imunitas kita tetap terjaga.” tambah Dr Vicky.

Kebersihan Tangan Harus Terjaga

Virus seperti COVID-19 memiliki banyak cara penularan. Salah satu yang paling disebutkan adalah lewat sentuhan tangan ke wajah. Sehingga, sahabat wajib sesering mungkin mencuci tangan.

Tapi, mencuci tangan ada aturan medisnya, lho.

“Kita harus sering mencuci tangan agar terhindari dari virus. Yang harus diperhatikan, cuci tangan harus dengan air yang mengalir ya. Kalau tidak ada air yang mengalir, boleh pakai hand sanitizer” papar Dr Vicky.

Penggunaan Masker yang Benar

Jika sahabat merasa sedang sakit dengan gejala seperti flu, diwajibkan menggunakan masker selama masa penyembuhan.

Tapi, jangan sampai salah pakai maskernya ya. Mau apapun bahan dan sebagus apapun kualitasnya, kalau sahabat salah pakai ya percuma.

“Banyak sekali yang bikin hoax selama Corona. Terutama penggunaan masker. Ada yang bilang harus dibalik atau yang harus disertai dengan tisu basah. Itu salah sekali,” pandangnya.

“Kalau saran WHO, posisi penggunaan masker adalah bagian berwarna hijau harus tetap berada di depan. Dan bagian pengaitnya harus tetap berada di hidung agar rekat. Yang paling penting adalah posisi masker harus menutup hidung dan mulut,” tambahnya.

Selain itu, penggunaan maksimal masker itu sebaiknya adalah 24 jam. Namun, jika kita sedang sakit, sehari boleh ganti tiga sampai empat kali.

Pertanyaan selanjutnya, apakah masker juga wajib dipakai jika kita tidak sakit? “Kalau misalnya lagi tidak sakit, tidak usah pakai juga tidak apa-apa. Selama imunitas kita baik, kita aman” jelas Dr Vicky.

Pentingnya Self-Quarantine dan Social Distancing

Jika sahabat baru saja datang dari luar negeri, dianjurkan untuk melakukan self-quaratine selama 14 hari. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus yang mungkin sahabat bawa dari luar negeri “Self-quarantine itu benar-benar di rumah untuk mencegah kontak dengan orang yang ada di luar. Karena, bisa saja jika diluar negeri tidak ada gejala terpapar, bisa jadi sampai sini baru kelihatan,” katanya.

Dan, buat sahabat yang merasa khawatir tertular dari orang lain, ini saatnya buat melakukan social atau physical distancing dulu. Jauhi tempat-tempat ramai untuk sementara waktu. Tunda dulu aktivitas yang melibatkan perjalanan ke luar rumah. Karena, kita tidak tahu secara pasti penyebaran virus Corona di luar sana.

Sahabat rindu traveling? Jangan khawatir. Untuk sekarang, sahabat di rumah dulu ya!