5 Tempat Wisata di Malang yang Punya Kecantikan Tersembunyi
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Malang memang dikelilingi destinasi wisata alam yang memesona. Mulai dari yang populer seperti Gunung Bromo, Mata Air Sumber Sirah, Coban Nirwana, Pantai Balekambang, dan Pantai Ngliyep, hingga yang masih belum banyak diketahui oleh masyarakat, di antaranya Pantai Teluk Asmara, Pantai Ngopet, Pantai Ngudel, dan Coban Kurung. Selain empat yang sudah temanpetualang.com sebutkan sebelumnya, ternyata Kota Apel ini masih menyimpan banyak sekali tempat wisata alam tersembunyi yang luar biasa cantik, loh. Di mana saja? Simak ulasannya berikut ini, yuk!

Landscape Brakseng

Brakseng berada di ketinggian 1.700 meter dari permukaan laut, tepatnya di Desa Sumber Brantas atau sekitar 1 jam dari pusat kota. Puncak atau landscape ini merupakan kawasan pertanian tertinggi di Kota Batu, Malang, yang berbatasan dengan Kabupaten Mojokerto.  Landscape Brakseng dikelilingi oleh lembah, jurang, dan perbukitan yang mampu memanjakan mata. Untuk mencapainya, sahabat harus melewati jalan naik turun milik warga setempat menggunakan kendaraan seperti Jip, motor trail, atau sepeda.  Berbagai spot unik dapat sahabat jumpai selama di perjalanan, tentunya dengan latar belakang Gunung Arjuno dan Welirang. 

View this post on Instagram

A post shared by MALANG (@exploremalang) on

Coban Jidor

Aliran air yang mengalir deras dari ketinggian 10 meter sehingga menimbulkan suara seperti bedug (Jidor) yang ditabuh, adalah alasan penamaan Coban (Air Terjun) Jidor. Untuk mencapai lokasi, sahabat membutuhkan waktu sekitar 1 jam dari Kota Malang dengan mengendarai mobil, dan kemudian dilanjutkan berjalan kaki sejauh 1 km. Panorama sekitarnya masih sangat asri. Perpaduan hijaunya pepohonan, gemuruh suara air terjun, dan suara binatang di sekitar lokasi mampu memberikan sensasi yang berbeda saat sahabat bertualang. Sedikit tips buat sahabat yang mau ke sana, jangan lupa membawa bekal untuk di perjalanan dan menggunakan alas kaki yang tepat, ya.

View this post on Instagram

A post shared by Malang (@amazingmalang) on

Pantai Gatra

Pasir putih bersih, air laut yang jernih, ombak yang tidak terlalu besar, dan pemandangan pulau karang di lepas pantai, menjadi keindahan yang ditawarkan Pantai Gatra. Pantai yang terletak di Malang bagian selatan, tepatnya di Sendang Timur, Kabupaten Malang, yang berjarak 72 km dari pusat kota ini disebut-sebut sebagai “Raja Ampatnya” Jawa Timur, loh. Ditambah lagi, pantai ini juga berada di kawasan Konservasi Mangrove Clungup. Selama di sana, sahabat akan dibawa bertualang dari pintu masuknya di Pantai Clungup, melewati hutan bakau, perkebunan pisang, dan trekking di jalan setapak yang kadang menanjak, kadang menurun, sebelum sampai di Pantai Gatra. Sstt.. Aktivitas berkemah bisa juga sahabat lakukan di pantai ini.  

View this post on Instagram

A post shared by Malang (@amazingmalang) on

Gunung Arjuno Welirang 

Gunung Arjuno adalah gunung tertinggi kedua di Jawa Timur (setelah gunung semeru), yang juga merupakan sebuah gunung api kerucut (istirahat) dengan ketinggian 3.339 meter di atas permukaan laut. Puncak Gunung Arjuno berdekatan dengan Gunung Welirang, sehingga masyarakat kerap menyebutnya Gunung Arjuno Welirang. Letaknya sendiri berada di perbatasan Kabupaten Malang dan Kabupaten Pasuruan. Selain keindahan alam, ada juga objek wisata Air Terjun Kakek Bodo yang berada di satu jalur pendakian. Menariknya, kawasan hutan yang terdapat di gunung ini juga cocok, loh, menjadi tempat camping untuk liburan bersama keluarga atau teman-teman. 

View this post on Instagram

A post shared by Gunung Arjuno Welirang (@arjuno.welirang) on

Pantai Sipelot

Satu lagi wisata pantai di Malang yang wajib sahabat kunjungi, yaitu Pantai Sipelot. Pantai ini memiliki keindahan yang unik. Hamparan pasir putihnya melingkar sepanjang 2 km. Ditambah lagi, perbukitan yang hijau semakin menambah keelokan pemandangan pantai yang berada di Pujiharjo, Tirtoyudo, atau sekitar 75 km dari pusat kota. Sipelot sendiri berasal dari kata Apelot, bahasa Belanda yang artinya persinggahan. Memang, tempat ini kerap menjadi persinggahan saat masa kolonial dulu. Selain sebuah air terjun setinggi 10 meter dan menjelajahi pesisir pantai, selama di sini, sahabat juga bisa naik perahu untuk berkunjung ke Pantai Tengger dan Watu Gedeg atau Watu Payung.

View this post on Instagram

A post shared by MALANG (@exploremalang) on

Nah, semoga lima lokasi wisata ini bisa menjadi inspirasi tambahan buat tempat liburan sahabat selanjutnya, ya.

Baca Juga :