5 Tempat Wisata di Indonesia yang Jadi Lokasi Syuting Film Hollywood

  • 2 menit waktu baca
  • Thursday, 2 April 2020

Indonesia adalah surganya wisata dunia. Tidak heran, ada banyak sekali sutradara Hollywood yang menggunakan Indonesia sebagai salah satu latar belakang film mereka.

Tidak melulu Bali yang memang dikenal sebagai wajah pariwisata, ada beberapa tempat di Indonesia yang sukses dijadikan lokasi syuting film Hollywood. Mulai dari candi bersejarah hingga sebuah pasar tradisional, lho.

Tentu saja, berkat Indonesia, beberapa film Hollywood ini pun meraih sukses di Box Office. Bintang-bintang yang ditampilkan pun terbilang berkelas dunia.

Nah, kira-kira apa saja sih tempat wisata di Indonesia yang sukses jadi lokasi syuting film Hollywood? temanpetualang.com punya daftarnya, nih.

Candi Prambanan, Jawa Tengah

Candi Prambanan menarik perhatian dunia. Menjadi salah satu obyek wisata budaya di selatan Jawa, Candi Prambanan kerap menjadi lokasi syuting film-film Hollywood.

Tidak percaya? Coba cek film action Beyond Skyline. Gigarap oleh sutradara Liam O’Donnell. film menggunakan Candi Prambanan sebagai latar belakang pertempuran alien!

Film yang merupakan sekuel dari Skyline ini berkisah tentang seorang detektif yang berusaha membebaskan anaknya dari sekapan alien. Sayang, invasi alien ke bumi hanya membuat usahanya makin berat.

Selain soal lokasi syuting, Beyond Skyline turut dibintangi dua aktor asal Indonesia, Iko Uwais dan Yayan Ruhian. Keduanya beradu akting dengan bintang Hollywood, Frank Grillo yang beken usai membintangi serial televisi Netflix, The Punisher.

Ubud, Bali

Keindahan Pulau Dewata, Bali memang sudah sangat mendunia. Ini yang membuat banyak sutradara dan produser film berlomba-lomba membuat film di Bali.

Salah satu yang paling beken adalah Eat, Pray, Love. Film yang digarap oleh Ryan Murphy ini berkisah tentang Elizabeth (Julia Roberts) yang memutuskan untuk traveling keliling dunia hanya untuk mengobati rasa patah hati kehilangan suami, rumah dan karir cemerlangnya.

Ubud, Bali pun menjadi salah satu destinasi Elizabeth dalam menemukan ketenangan hati, membuka lembaran hidup yang baru. Eat, Pray, Love sukses mencuri perhatian dengan raihan pendapatan USD 204,6 juta.

Air Terjun Mursala, Tapanuli Tengah

Kalau lagi main ke Sumatera Utara, jangan lupa mampir ke Air Terjun Mursala. Yap, spot wisata alam yang satu ini sangatlah menawan.

Terletak di Pulau Mursala, air terjun yang satu ini terletak di pesisir laut, lho. Air yang mengucur deras di dinding batu ini membuat sutradara film King Kong, Peter Jackson terkesima.

Akhirnya, di 2004, ia membawa rombongan castingnya seperti Naomi Watts, Jack Black, Adrien Brody dan Andy Serkis buat syuting di Air Terjun Mursala. Berkat lokasi syuting yang cantik, film King Kong pun sukses menembus chart tertinggi Box Office di tahun 2005.

Pulau Moyo, Nusa Tenggara Barat

Jika ada satu pulau indah yang menarik perhatian sutradara Hollywood selain Bali, Pulau Moyo adalah jawabannya. Yap, terletak di Nusa Tenggara Barat, menawarkan surga alam khas Pesisir Samudara Hindia yang menawan.

Selain punya pasir putih yang lembut, Pulau Moyo Pulau Moyo juga dibekali dengan kawasan Konservasi Taman Buru. Iklim Pulau Moyo yang tropis membuat banyak fauna liar betah tinggal di sini. Jadi, usai snorkeling, jangan heran sahabat bakal melihat banyak burung gosong hingga koakkao berkeliaran.

Ini yang membuat sutradara film The Savage (2012), Oliver Stone memutuskan untuk syutingh di sini. Dengan menghadirkan nama-nama besar seperti Taylor Kitsch, Blake Lively, Aaron Johnson, John Travolta, Benicio del Toro, dan Salma Hayek meraih banyak atensi.

Tanah Abang, Jakarta

Siapa sih yang tidak kenal Chris Hemsworth? Aktor asal Australia ini dikenal sukses membintangi banyak sekali film Hollywood besar, salah satunya Thor.

Nah, ketika kabar ia bakal syuting di Jakarta untuk film Blackhat (2015), semua orang pun jadi terkejut. Bahkan, ia sangat menikmati sesi rehat selama syuting dengan berkunjung ke mall di Jakarta, lho.

Digarap oleh Michael Mann, Blackhat menggunakan Tanah Abang sebagai lokasi syuting di beberapa scene terakhir. Dirilis pada Januari 2015, Blackhat pun menerima banyak sekali masukan, baik positif maupun negatif.